Monday, March 10, 2008

SEKOLAH GRATIS

Kalau kenal atau mengetahui ada anak miskin atau darigolongan kurang mampu, lulus SD (berijasah) tetap itidak dapat meneruskan ke SMP, umur max 18 tahun, tinggal di Jakarta Selatan, dapat menghubungi:
Ibu AdePancoran Timur VIII no. 4 BJakarta12770 Telp. 021 799 0412 HP. 0856 9150 0258 Untuk selanjutnya akan disurvei.

Jika tidak ada halangan tahun ini akan dibuka sekolah rakyat (SMP terbuka) gratis di Jakarta Selatan khusus untuk anak miskin dan dari golongan tidak mampu ...

Best Regards, Ade Andria Outreach Sampoerna Foundation Sampoerna Strategic SquareTower A, 27th Floor Jl. Jendral Sudirman Kav. 45 Jakarta12930, INDONESIA Phone: 62 21 577 2340

Ada lagi nih : RS Fakultas Kedokteran UKI Cawang bekerja sama denganCBM (Christoffel Blinde Mission), NGO dari Jerman, mengadakan pelayanan Operasi Katarak untuk orang yangkurang mampu.
Bagi yang memerlukan pelayanan tersebut, keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:
dr. Herny P., SpM & dr. ElisabethTelp. (021) 809 2317 ext. 313 dan 8087 0762 Poli Mata RSU FK UKI

Sunday, March 9, 2008

Kelaparan

ANTARA/ADNANKELAPARAN:
Aco, 3, anak almarhum Daeng Besse, dirawat di Rumah Sakit Haji Makkasar, Sabtu (1/3). Daeng Besse yang sedang mengandung tujuh bulan dan anaknya, Fahril, 4, Jumat (29/2), meninggal dunia diduga akibat kelaparan.......

Kepemimpinan Saidina Umar Al-Khattab R.A
Pada suatu malam sedang Saidina Umar meronda di sekeliling kota dan kampung untuk melihat rakyatnya dari dekat, terdengar tangisan anak-anak. Saidina Umar menghampiri pondok buruk asal tangisan itu. Bersamaan terdengar suara sibuk di dapur, suara tangisan tidak lagi terdengar . Karena masakannya tak kunjung matang akhirnya anak-anaknya tertidur dalam kelaparan.

Melihat keadaan yang menyayat hati itu, Saidina Umar memberi salam dan meminta izin untuk masuk. Saidina Umar bertanya tentang hal kehidupan Ibu itu bersama anak-anaknya. Ibu itu mengadu bahwa dia dan anaknya sudah berhari-hari tidak makan, bila anaknya menangis hendak makan, dia pura-pura memasak dengan memasukkan beberapa ketul batu ke dalam periuk, sehingga mereka diam sebentar kerana menyangka ibunya memasak sesuatu.

Mendengar penuturan ibu itu, Saidina Umar merasa hatinya tersayat-sayat amat sedih, secepatnya mohon diri keluar dari rumah itu. Dalam kegelapan malam, Saidina Umar terus menuju ke Baitumal lalu mengambil sendiri beberapa karung gandum untuk dihantar ke rumah tadi. Setelah memberi salam dan masuk, ia mengambil sendiri gandum dari karung yang di bawanya, lalu dimasaknya. Setelah siap, Saidina Umar sendiri menghidangkan makanan untuk ibu dan anak-anak itu. Melihat mereka gembira menghadap makanan, Saidina Umar berasa amat lega dan senang

Zuhudnya Saidina Umar, pangkat dan jabatan yang dipegangnya tidak membuatnya mengharapkan layanan istimewa, justru beliaulah yang melayani.
Kisah kepemimpinanan Saidina Umar Al-Khattab R.A patut jadi suri tauladan buat pemimpin masa kini.

Sehubungan perkara "kelaparan yang terjadi di Makassar......
Bukankah di sana ada : mulai yang paling dekat ketua RT, (Rukun tetangga=perduli=kalau perlu cari tahu apa yang sedang terjadi di tetangga rumah sebelah) KetuaRW, sampai yang agak jauh dikit (hierarki maksudnya) Kepala Desa, Camat dan seterusnya......
Walau tidak sesempurna Saidina Umar, setidaknya (aparat yang berwenang, mayarakat setempat kalau perlu perorangan juga boleh) punya data warga yang mungkin perlu, sudah perlu, sudah sangat memerlukan sedikit perhatian selanjutnya dibuatkan semacam rujukan untuk secepatnya mendapat pertolongan. Rujukannya kemana sekiranya para aparat mengetahuinya.
Kalau masyarakat setidaknya dapat mengajukan ke Lembaga2 kesejahteraan masyarakat, Badan Amil zakat terdekat, atau syukur2 ada pengusaha yang mau berbagi.....
Sehingga pertolongan datang pada waktu yang tepat.....
Selain sebagai tempat lapor ngurus KTP, RT/RW juga betindak sebagai pemerhati dan penolong (penyambung informasi) bagi warganya.....

Saturday, March 8, 2008

Komentar film Ayat-ayat Cinta

Sudah pada nonton film Ayat-ayat cinta?
yang diangkat dari Novel Fenomenal Ayat-Ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy.

Akhirnya ada film yang memiliki misi da'wah Islami antara lain :
- Memahami dan menjalankan ajaran islam dengan tidak mengabaikan perikemanusiaan
-Menikah dengan cara islami, tidak dengan cara seperti yang dikenal istilah "pacaran" dan masih banyak lagi yang dapat dipetik dari film ini, untuk lebih jelasnya silahkan di tonton ya...

Namun yang paling berkesan bagi saya adalah ketika tokoh Fachri harus masuk penjara, di bilik di mana Fachri dimasukkan, ada seorang karena penampilannya seperti orang yang kurang akal(rada setres) dan tampak seperti pemabuk, dari raut wajahnya tampak seperti penjahat,
ketika Fachri menerima surat berisi DO dari universitas Al-Ashar dimana dia masih tercatat sebagai mahasiswa, ia benar-benar putus asa, tak disangka dari mulut orang yang seperti kurang akal, pemabuk, wajah penjahat tadi terlontar kata-kata bijak dilandasi iman yang teguh :
Bangun Fachri! bangun!, Allah sedang berbicara denganmu Fachri, Allah sedang memperingatkanmu agar tidak sombong!

Fachri : apa salah saya pada Allah?!, apa salah saya pada Allah?!
Orang itu : (terbahak dipaksakan) Istighfar Indonesia!, istighfar!, ingat lagi siapa dirimu!?.....tidak kah kamu sombong Fachri?!, kamu merasa paling benar!, kamu merasa paling suci!...
Ingat kisah Yusuf Alaihissalaam?!, Zulaikha memfitnahnya karena ketampanannya!, (terbahak2) fitnah!, itu semua fitnah Fachri, Zulaika memfitnah Yusuf dan akhirnya masuk penjara!......
Yusuf tahu Allah sedang berbicara padanya. Kau mau tahu apa yang dikatakan Yusuf?!, kata Yusuf (suara tersekat menahan sedih) Ya Allah jika memang kehidupan penjara lebih berarti bagiku dari pada dunia luar, maka aku lebih memilih tinggal dipenjara tetapi dekat denganMu dari pada aku hidup bersama manusia pendusta... Fachri!, Allah sedang bebicara kepadamu tentang "sabar"! dan "Ikhlas"!
Begitulah kata-kata yang keluar dari mulut orang "bijak" itu.

Mau tahu lebih jauh? silahkan nonton, dijamin sarat dengan nasehat ilmu agama jauh dari fantasi apalagi mistik....

Tuesday, September 11, 2007

Ramadhan

Kuatkan hati, bulatkan tekad, ulurkan tangan tuk Saling Memaafkan demi menyongsong Ramadhan yang penuh Rahmat dan Ampunan. Semoga segala Amal Ibadah kita di Terima dan Disempurnakan oleh Allah Yang Maha Agung..... Amien ya Robbal'aalamiin

...................SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA....................
> >>>>>>>>>>>>>> BULAN RAMADHAN <<<<<<<<<<<<<<<

Tuesday, August 21, 2007

Buku

Kalau sudah membaca dan ingin melakoni seri-al- nya Robert T. Kiyosaki, wahh langka yang mantap!, tetapi akan lebih terarah bila buku karangan "fenomenal" DR. 'Aidh al Qorni, jadi "Pemandunya"., "Ilmu Yang Bermamfaat dan Ilmu Yang Membahayakan", ada di antara lain QS. Ar-Ruum : 7.

Spesial untuk kaum Hawa....
Kedua buku tersebut diatas, yang satu melengkapi yang lainnya ....
Pastinya, siapapun, tidak perduli dia adalah wanita karier atau ibu rumah-tangga atau pramuwisma sekalipun suatu saat akan dihinggapi rasa putus asa, bosan, jenuh, tak bergairah...
pada saat-saat seperti ini, tak ada salahnya membaca buku Chicken Soup For The "Women Soul", salah satu dari seri buku Chicken Soup For The Soul-nya Jack Canfield & Mark Victor Hansen......
-------Selamat Membaca--------

Saturday, February 10, 2007

Hidayah

Bencana...! oh bencana..!
Dimulai dengan Bencana Alam,.... Tsunami dan semacamnya, luapan dari dalam bumi lumpur dan semacamnya, banjir mulai dari kecil sampai besar, longsor tanah dan sampah yang semuanya menyisahkan kepiluan, duka dan kesusahan......menelan, mengakhiri tidak sedikit kehidupan manusia, bahkan penghidupan yang masih hidup...........

Bencana Nurani, Moral, bom Bali, Kuningan, Poso dan masih banyak lagi.......
Bagaimana mereka memahami apa yang mereka yakini, apakah segitu tertutup atau kelamya Fitrah god spot-nya (hati nurani) sehingga tak mampu mengendalikan hawa nafsu yang menjebak rasa ke- Aku- an-nya ( aku yang paling benar, aku yang paling tahu, aku yang paling mulia, aku yang paling pintar).... ,
Dengan menghabisi nyawa orang lain apa mereka sadar kalau yang mereka habisi itu adalah ciptaan Allah juga?, tidak kah mereka menyadari bahwa mereka sdh berani merebut wewenang Alllah..... padahal kalau Allah menghendaki sekejab saja bisa melenyapkan segalanya.....
Mengapa kita tidak melakukan saja apa yang seyogyanya kita lakukan selanjutnya biarlah Allah yang menentukan, memberi perhitungan atas ciptaaNya.......

Tersebarnya video2 yang tak senonoh, saling menuding, menjatuhkan memfitnah, aniaya, menghakimi......
Melihat kenyataan ini semua, mungkin akan lebih baik seandainya kita mulai dari membenahi
sikap perilaku diri sendiri dulu, jika berhasil, dengan sendirinya akan menggugah orang lain dari pada meneriaki orang lain sedang kita sendiri tak tau apa yang kita teriakkan.............

Mengapa semua bencana ini terjadi?..salah siapa?. pantas untuk siapa?
Apakah ini Ujian? lalu siapa saja yang pantas ter-ikut didalamnya?
Apakah ini Kasih Sayang? tabiat yang bagaimna yang pantas mendapatkannya?
apakah ini Hukuman? lalu siapa saja yang seharusya menjalaninya?

Ikhlas, Tawakkal mampu menemukan jalan untuk menghalau segalanya...., hanya saja butuh niat, waktu, dan keteguhan iman...... dan tak kalah penting , Hidayahlah yang mempermudah segalaya....
Semoga Hidayah Iman dan Taqwa kita tetap terjaga selamanya.... amien.

Tuesday, February 6, 2007

Siapa Yang Benar

Setelah mengantar anak ke Al Ikhwan, niat mengantarkan bahan untuk dijahit ke penjahit langganan, tak sengaja mendapati dua orang ibu yang sedang berbincang-bincang " Sekarang kalau lebaran aku sudah tidak mau berkunjung ke rumah orang yang berlebaran karena aku pernah merasa malu dan kecewa sekali!", kata ibu berbaju coklat. "Memangnya kenapa?", tanya temannya. Dulu aku pernah menghadiri hajatan mereka, masak waktu mengulurkan tangan untuk menyalami, dia menghindar dengan sinisnya padahal kepala si bapak itu dibungkus sorban, berjubah, masak sikapnya seperti itu pada orang lain?, itu sama dengan menghina, meresa dia lebih suci, uhh sombong! dia anggap dirinya lebih baik dari orang lain!...
Aku heran orang Islam kalau sudah panatik kok malah tidak menganggap orang lain!......
Aku menyaksikan ibu itu begitu jenggkel dan emosi.... perlahan aku menghampirinya.
"Bu, ( dengan ramah dan berusaha sedapat mungkin agar mau mendengarku) InsyaAllah niatnya harusnya bukan melecehkan bu, biasanya memang kalau bapak-bapak begitu bu, bukan terhadap ibu saja tetapi terhadap semua wanita memang begitu, alasannya mereka itu menjaga wudhu, karena itu sedapatnya dihindari bersentuhan dengan lawan jenisnya agar tidak batal wudhunya", jelasku sekenanya.
Ia tapi kan tidak harus menghindar sesinis dan sekasar itu.... Kita inikan manusia bukan binatang. Apa karena dia merasa lebih suci atau lebih baik dari orng lain?... Harusnya kalau dia tau agama tidak harus seperti itu sikapnya!.... Mari bu!, kedua ibu tadi pergi setelah kalimat terakhirnya, tanpa menghiraukan aku yang kebingungan nendengar ucapannya

Kalau dipikir-pikir, apakah sikap si lelaki bersorban dengan kriteria Islami, benar? atau apakah si wanita tadi yang benar?... Atau...........
Salahkah si wanita itu?, atau malah si lelaki bersorban yang salah?,

Rosul saja sangat toleransi terhadap orang lain. Ada seorang pendeta yang namanya aku lupa, yang jelas karena sayangnya pada Rosul, dia bersedia menyerahkan seluruh hartanya untuk kepentingan perjuangan Rosul seandainya dia gugur dalam perang...... (Islam Demokrat TVRI).....